Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Bali United Bangkit! Petik Kemenangan Telak 3-1 atas Semen Padang di Kandang

Bali United Bangkit! Petik Kemenangan Telak 3-1 atas Semen Padang di Kandang

Shoppe Mall

Bali United Tunjukkan Kekuatan Champion, Lumat Semen Padang 3-1 di Stadion Agus Salim

i News Padang– Bali United akhirnya menemukan ritme terbaiknya. Dalam laga tandang yang penuh gairah dan drama, Serdadu Tridatu sukses meraih kemenangan telak 3-1 atas Semen Padang pada pekan ketujuh Super League 2025/2026, Jumat (26/9/2025) sore WIB. Pertandingan di Stadion Haji Agus Salim yang berlangsung sengit ini ditentukan oleh efisiensi serangan Bali United dan sebuah momen emosional dari pelatih Semen Padang, Jens Raven, yang menjadi titik balik krusial.

Babak Pertama: Tekanan Tuan Rumah dan Efisiensi Tamu

Seperti yang diperkirakan, Semen Padang langsung memanfaatkan dukungan penuh suporter mereka. Tim berjuluk Kabau Sirah ini tampil agresif sejak menit pertama, menciptakan tekanan beruntun ke pertahanan Bali United. Pada menit keenam, Cornelius Stewart sudah menguji kewaspadaan kiper Mike Hauptmeijer dengan tembakan keras yang masih bisa diamankan.

Shoppe Mall

Dominasi Semen Padang terus berlanjut. Hingga menit ke-12, gawang Bali United nyaris bobol beberapa kali, menunjukkan kerapuhan lini belakang tim tamu di awal laga. Namun, Hauptmeijer tampil sebagai pahlawan dengan sejumlah penyelamatan penting.

Hasil Super League 2025/2026: Bali United Lumat Habis Semen Padang 3-1

Baca Juga: Kota Padang Terapkan Sistem Pemantauan Digital untuk Optimalkan Pelayanan Jadwal Sholat

Seiring berjalannya waktu, Bali United mulai bangkit. Ancaman balik mereka datang pada menit ke-18 melalui tendangan voli indah Jordy Dennis Bruijn, yang dengan gemilang ditepis kiper Arthur Augusto Da Silva. Pertandingan pun berubah menjadi duel yang sengit di tengah lapangan, dengan kedua tim saling jual beli serangan.

Drama pun terjadi jelang turun minum. Pada menit ke-43, wasit tanpa ragu menunjuk titik putih setelah bola menyentuh tangan bek Semen Padang di dalam kotak penalti. Boris Kopitovic, striker andalan Bali United, maju dengan cool. Dengan eksekusi yang sempurna, ia menaklukkan Arthur dan membawa Bali United unggul 1-0 di menit ke-44, sebuah gol yang sangat mengubah psikologis pertandingan menjelang jeda.

Babak Kedua: Galeban Serangan dan Ledakan Emosi di Pinggir Lapangan

Memasuki babak kedua, Bali United tampak lebih percaya diri. Keunggulan satu gol membuat mereka bisa bermain lebih menunggu dan memanfaatkan ruang yang ditinggalkan Semen Padang yang harus mengejar skor. Ancaman pertama datang kembali dari Boris Kopitovic, yang tembakannya masih menghantam mistar gawang, membuat degup jantung suporter Semen Padang berhenti sejenak.

Tekanan Bali United akhirnya berbuah gol kedua. Pada menit ke-73, setelah membangun serangan terorganisir, Reyner Immanuelo Baruša melepaskan tembakan rendah yang meluncur tepat ke sudut kanan bawah gawang Semen Padang. Skor 2-0 seolah mengukir jalan kemenangan bagi Serdadu Tridatu.

Namun, Semen Padang tidak menyerah. Hanya berselang dua menit, mereka langsung membalas. Memanfaatkan situasi sepak pojok, Cornelius Stewart menyundul bola dengan kuat dan membobol gawang Hauptmeijer, mengembalikan semangat tim dan suporter dengan skor 2-1. Laga pun kembali terbuka.

Di tengah tensi pertandingan yang memanas, momen kontroversial terjadi di pinggir lapangan. Pelatih Semen Padang, Jens Raven, tampak tidak bisa menahan emosi. Ia marah-marah kepada wasit keempat yang dinilainya terlalu lamban dalam memproses pergantian pemain. Adegan protes yang berlarut-larut ini justru merugikan timnya sendiri, karena tiga pemain pengganti—termasuk Jens Raven sendiri yang menggantikan Irfan Jaya—baru bisa masuk pada menit ke-87, mengganggu momentum yang sedang dibangun Semen Padang.

Injury Time yang Mematikan

Semen Padang terus mendesak di masa injury time, berharap bisa menyelamatkan satu poin. Bahkan, mereka nyaris menyamakan kedudukan melalui tendangan Ferdiansyah yang hanya membentur tiang gawang.

Namun, harapan itu pupus di detik-detik terakhir. Pada menit ke-90+9, Bali United meredam serangan dan melancarkan serangan balik mematikan. Boris Kopitovic, yang telah mencetak gol pertama, menjadi aktor kunci dengan memberikan umpan sundulan yang sempurna ke arah Muhammad Rahmat, pemain yang baru saja masuk. Dengan tenang, Rahmat menceploskan bola ke gawang Semen Padang, mengunci kemenangan 3-1 untuk Bali United dan meredam euforia suporter tuan rumah.

Analisis Pasca Pertandingan: Pelajaran untuk Kedua Tim

Kemenangan ini sangat vital bagi Bali United. Mereka tidak hanya meraih tiga poin berharga, tetapi juga menunjukkan mentalitas champion dengan mampu mengontrol permainan di saat-saat kritis dan memanfaatkan peluang dengan efisien. Performa Boris Kopitovic sebagai pencetak gol dan pembuat assist menjadi penentu. Kenaikan mereka dari posisi 14 ke peringkat 8 klasemen (9 poin) menjadi bukti bahwa mereka mulai bangkit.

Sebaliknya, bagi Semen Padang, ini adalah hasil yang pahit. Mereka tampil mengesankan, terutama di babak pertama, tetapi kurang tajam di depan gawang dan melakukan kesalahan fatal yang dihukum penalti. Ledakan emosi Jens Raven di pinggir lapangan juga menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya menjaga fokus dan komposisi tim di situasi genting. Kekalahan ini membenamkan mereka di posisi juru kunci klasemen sementara (peringkat 17) dengan hanya 4 poin, menandakan bahwa perjalanan masih sangat panjang dan berat bagi Kabau Sirah.

Pertandingan ini telah memberikan tontonan yang dramatis dan menjadi pengingat bahwa di Super League, pertarungan tidak hanya terjadi di atas rumput hijau, tetapi juga di dalam pikiran dan emosi.

Shoppe Mall