Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Tinjau Normalisasi Batang Kandis, Wamen PU Minta Pemko Padang Dukung Pembebasan Lahan

Shoppe Mall

Tinjau Normalisasi Batang Kandis, Wamen PU Minta Pemko Padang Dukung Pembebasan Lahan

i News Padang – Proyek normalisasi Sungai Batang Kandis di Kecamatan Koto Tangah kini menjadi perhatian besar masyarakat Kota Padang. Program yang dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V ini diharapkan dapat menekan potensi banjir yang selama ini kerap melanda kawasan tersebut, sekaligus meningkatkan kapasitas sungai dalam menampung debit air.

Shoppe Mall

Dampak Nyata bagi Warga

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menuturkan bahwa sejak pengerjaan proyek dimulai, sejumlah titik banjir di Kota Padang sudah mulai berkurang. Hal ini memberikan rasa lega bagi warga yang sebelumnya hampir setiap musim hujan harus menghadapi genangan air.

“Kita berbahagia dan bangga, melalui normalisasi Sungai Batang Kandis beberapa titik banjir sudah bisa teratasi. Kita sangat bersyukur dengan adanya proyek ini,” ujarnya, Minggu malam (28/9/2025).

Maigus juga mengingatkan bahwa upaya pengendalian banjir harus dibarengi dengan penyediaan fasilitas pendukung lain, seperti penerangan jalan. Ia menilai kawasan sekitar sungai rawan digunakan untuk aktivitas yang negatif bila tidak didukung penerangan yang memadai.

Baca Juga : Sebuah Peringatan Fiskal: Sumbar Hadapi Pemangkasan Transfer Pusat Rp533 Miliar di 2026

Dukungan Pemerintah Pusat

Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Diana Kusumastuti, yang turun langsung meninjau proyek, menyampaikan pentingnya kesinambungan pengerjaan normalisasi Sungai Batang Kandis. Ia menekankan bahwa Pemerintah Kota Padang perlu memberikan dukungan penuh, terutama dalam hal pembebasan lahan.

“Selain itu, saya berharap kawasan ini juga ditata lebih indah dengan penanaman pohon. Jadi selain berfungsi mencegah banjir, area sungai juga menjadi ruang terbuka hijau yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Diana.

Target dan Capaian Proyek

Kepala BWS Sumatera V, Naryo Widodo, menjelaskan bahwa Sungai Batang Kandis memiliki panjang total 16,50 kilometer. Dari jumlah tersebut, 5,50 kilometer perlu mendapatkan penanganan intensif, dan saat ini 3,2 kilometer sudah dalam tahap pengerjaan.

“Kami menargetkan pekerjaan selesai pada Desember 2025, meski masih ada beberapa titik lahan yang bermasalah. Dengan adanya proyek ini, kapasitas Sungai Batang Kandis meningkat menjadi 427 meter kubik per detik. Selain itu, genangan banjir di area sawah masyarakat seluas sekitar 102 hektar dapat berkurang signifikan,” jelas Naryo.

Harapan Jangka Panjang

Proyek normalisasi ini tidak hanya ditujukan untuk mengendalikan banjir, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan sungai yang tertata rapi, kapasitas air yang lebih besar, serta adanya ruang terbuka hijau, kawasan sekitar Batang Kandis diharapkan menjadi lebih aman, sehat, dan nyaman.

Selain itu, keberhasilan proyek ini dapat menjadi model bagi daerah lain di Sumatera Barat yang menghadapi persoalan serupa. Dukungan lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, serta masyarakat menjadi kunci keberlanjutan proyek pengendalian banjir di masa depan.

Dengan selesainya normalisasi Sungai Batang Kandis pada akhir 2025, warga Padang menaruh harapan besar agar mereka tidak lagi dihantui ancaman banjir setiap musim hujan, melainkan dapat menikmati kawasan sungai yang lebih tertata, hijau, dan produktif.

Shoppe Mall