iNews Padang – Warga Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota, dikejutkan oleh dentuman keras yang disusul amblesnya area persawahan milik warga. Peristiwa tersebut menyebabkan munculnya lubang besar dengan diameter sekitar 20 meter, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan potensi bahaya lanjutan di sekitar lokasi.
Kejadian itu terjadi secara tiba-tiba dan langsung mengundang perhatian masyarakat setempat, yang berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk melihat kondisi sawah yang amblas.
Dentuman Keras Gegerkan Warga
Menurut keterangan warga, sebelum sawah amblas terdengar suara dentuman cukup keras yang mengagetkan masyarakat sekitar. Beberapa warga mengira suara tersebut berasal dari ledakan atau longsoran besar dari dalam tanah.
“Awalnya terdengar bunyi keras seperti ledakan, tidak lama kemudian tanah di sawah itu langsung amblas,” ujar salah seorang warga.
Dentuman tersebut terdengar hingga radius ratusan meter dan membuat warga panik, terutama karena lokasi kejadian berada tidak jauh dari area permukiman.
Lubang Sedalam Puluhan Meter
Setelah kejadian, terlihat lubang besar menganga di tengah sawah, dengan diameter diperkirakan mencapai 20 meter dan kedalaman yang belum dapat dipastikan. Air mulai menggenangi dasar lubang, menandakan adanya kemungkinan aliran air bawah tanah atau runtuhan lapisan tanah.
Kondisi tanah di sekitar lubang tampak labil dan rawan longsor susulan, sehingga warga diminta untuk tidak mendekat ke lokasi kejadian.

Baca juga: 400 Mahasiswa KKN Unand Verifikasi Rumah Terdampak Bencana di 13 Daerah Sumbar
Diduga Fenomena Alam
Pihak pemerintah nagari bersama aparat kecamatan dan BPBD setempat segera turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan awal. Dugaan sementara, amblasnya sawah tersebut dipicu oleh fenomena alam, seperti runtuhan rongga bawah tanah atau pergerakan tanah akibat struktur geologi tertentu.
Namun demikian, pihak berwenang menegaskan bahwa penyebab pasti kejadian masih dalam proses kajian dan menunggu pemeriksaan lebih lanjut oleh tim teknis.
“Kami masih menunggu hasil kajian dari pihak terkait untuk memastikan penyebab terjadinya amblas ini,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Sawah Warga Rusak Parah
Akibat kejadian tersebut, lahan pertanian milik warga mengalami kerusakan parah dan tidak dapat digarap sementara waktu. Tanaman padi yang sedang dalam masa pertumbuhan rusak dan terancam gagal panen.
Warga berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah, mengingat sawah tersebut menjadi sumber penghidupan utama bagi pemilik lahan.
“Kami khawatir kalau lubang ini melebar dan merusak sawah lainnya,” kata pemilik lahan dengan nada cemas.
Lokasi Dipasangi Tanda Peringatan
Untuk mencegah terjadinya kecelakaan, aparat setempat telah memasang garis pembatas dan tanda peringatan di sekitar lokasi amblas. Warga diimbau untuk tidak mendekat dan tetap waspada, terutama saat hujan turun yang berpotensi memperparah kondisi tanah.
BPBD juga mengingatkan masyarakat agar segera melapor jika melihat tanda-tanda retakan tanah atau perubahan kondisi di sekitar area persawahan.
Pemerintah Daerah Lakukan Langkah Antisipasi
Pemerintah daerah menyatakan akan melakukan langkah-langkah antisipasi, termasuk pengkajian geologi dan pemetaan wilayah rawan amblas. Jika diperlukan, relokasi sementara atau penutupan area akan dilakukan demi keselamatan warga.
“Kami mengutamakan keselamatan masyarakat. Setelah hasil kajian keluar, kami akan menentukan langkah penanganan selanjutnya,” kata perwakilan pemerintah daerah.
Warga Diminta Tetap Waspada
Masyarakat Situjuah Batua diminta untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan kejadian serupa. Fenomena alam yang terjadi secara tiba-tiba ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan dan geologi wilayah.
Hingga kini, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Aparat dan pemerintah setempat masih terus melakukan pemantauan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.






