Spartacks Beri Ultimatum Jelang Semen Padang Tandang Lawan Persita, Desak Manajemen Lakukan Ini
i News Padang– Suasana panas menyelimuti kubu Semen Padang jelang laga tandang melawan Persita Tangerang. Bukan hanya karena tensi pertandingan, melainkan karena tekanan yang datang dari dalam rumah sendiri. Spartacks, suporter fanatik Kabau Sirah, secara terbuka memberikan ultimatum keras kepada manajemen klub.
Dilansir dari TribunWow.com, Semen Suasana Padang dijadwalkan melawat ke markas Persita Tangerang dalam lanjutan match day kedelapan Liga 1 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten pada Sabtu, 4 Oktober 2025 pukul 19.00 WIB ini, ternyata menjadi penentu bagi masa depan sang pelatih, Eduardo Almeida.
Sebelum laga digelar, Semen Padang mendapat tekanan telak dari Spartacks. Mereka mendesak tim untuk memenangkan laga. Namun, yang lebih mengejutkan, bahkan jika Semen Padang berhasil meraih kemenangan sekalipun, suporter tetap mendesak manajemen untuk melakukan satu hal: mengganti pelatih.
“Menang atau Kalah, Eduardo Almeida Harus Pergi!”
Suara sumbang ini bukan datang dari satu dua orang, melainkan gelombang protes yang membanjiri kolom komentar unggahan-unggahan terkini di Instagram resmi Semen Padang, Kamis, 3 Oktober 2025. Sentimennya hampir seragam: ketidakpuasan terhadap kepelatihan Eduardo Almeida.
“Kalau kalah @bernardotavares80 solusi nyo lai min (Kalau kalah, solusinya Bernando Tavares,-red),” tulis akun @beldiags.
Sementara itu, @ranggapratamagusra lebih tegas lagi, “Kalah ataupun menang #eduout #tavaresin.”

Baca Juga: Rabu Siang, Pesawat Padang-Jakarta Divert ke Palembang Gara-Gara Cuaca Buruk di Jakarta
Ungkapan serupa dilontarkan @wahyuputra12358, “Mending Bernando tavares pelatih kabau Sirah lagi.”
Desakan untuk mengganti pelatih, terlepas dari hasil laga, juga disampaikan @ver02___, “Wajib ganti pelatih kalah menang, Tavares in jangan sampai terlambat.”
Bahkan, ada yang sampai berharap timnya kalah hanya agar pergantian pelatih segera terjadi, seperti komentar pedas dari @nawiki.squad, “Semoga se kalah lawan persita ko , bia cabut si almeida ko lai, bernardo tavares asli portugal e , ndk samo mode si AL ko , (Semoga saja kalah, supaya Eduardo Almeida angkat kaki. Mending gaet Bernando Tavares, tidak sama seperti Eduardo Almeida,-red).”
Bernardo Tavares: Juru Selamat yang Dinanti
Di tengah gencarnya seruan “#EduOut”, Spartacks sudah menyiapkan nama pengganti: Bernardo Tavares. Eks pelatih PSM Makassar ini dinilai sebagai solusi tepat untuk membangkitkan performa Semen Padang.
Tavares bukanlah nama asing di kancah sepak bola Indonesia. Prestasinya membawa PSM Makassar menjadi juara Liga 1 2022/2023 melekat kuat dalam ingatan. Karakternya yang tegas dan gaya taktiknya dianggap lebih cocok dengan karakter permainan Semen Padang yang penuh semangat dan fisik.
Nama Tavares dianggap sebagai simbol harapan baru. Spartacks yakin, dengan Tavares, Kabau Sirah bisa kembali ke jalur kemenangan dan menunjukkan identitas permainan yang selama ini dinantikan.
Tekanan di Kandang Tuan Rumah
Ultimatum ini tentu menambah beban berat bagi Eduardo Almeida dan anak asuhnya. Bertandang ke Indomilk Arena, markas Persita, bukanlah tugas mudah. Tim tuan rumah dikenal tangguh di kandang sendiri dan selalu haus poin.
Laga ini bukan lagi sekadar urusan tiga poin, melainkan pertaruhan karier sang pelatih. Sebuah kemenangan mungkin hanya akan menunda keputusan, sementara hasil minor (seri atau kalah) berpotensi memicu krisis kepercayaan yang lebih dalam dari Spartacks.






