Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall
Berita  

400 Mahasiswa KKN Unand Verifikasi Rumah Terdampak Bencana di 13 Daerah Sumbar

Shoppe Mall

iNews Padang – Sebanyak 400 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (Unand) diterjunkan ke lapangan untuk melakukan verifikasi rumah warga terdampak bencana di 13 kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan perguruan tinggi terhadap upaya percepatan pemulihan pascabencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumbar.

Mahasiswa KKN tersebut disebar ke berbagai daerah yang terdampak banjir, longsor, dan bencana hidrometeorologi lainnya, dengan fokus utama melakukan pendataan dan verifikasi kondisi rumah masyarakat secara faktual.

Shoppe Mall

Dukung Validasi Data Pascabencana

Kegiatan verifikasi ini bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam memastikan keakuratan data rumah rusak akibat bencana. Data yang valid menjadi kunci penting agar penyaluran bantuan dan program rehabilitasi serta rekonstruksi dapat tepat sasaran.

Mahasiswa KKN Unand melakukan pendataan langsung ke rumah-rumah warga dengan mencatat tingkat kerusakan, mulai dari rusak ringan, sedang, hingga berat, serta mendokumentasikan kondisi bangunan sebagai bahan laporan.

Tersebar di 13 Kabupaten dan Kota

Sebanyak 400 mahasiswa tersebut ditempatkan di 13 daerah yang masuk dalam kategori wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat. Mereka bekerja sama dengan aparat nagari, perangkat desa, serta unsur pemerintah setempat untuk memastikan proses verifikasi berjalan lancar dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Kehadiran mahasiswa KKN di tengah masyarakat juga membantu meringankan beban aparatur daerah yang harus menangani banyak lokasi terdampak dalam waktu bersamaan.

400 Mahasiswa KKN
400 Mahasiswa KKN

Baca juga: Banjir Rusak 656 Daerah Irigasi di Sumbar, Usulan Rehabilitasi Capai Rp1,13 Triliun

Mahasiswa Terjun Langsung ke Lapangan

Dalam pelaksanaan tugasnya, mahasiswa KKN Unand turun langsung menyusuri permukiman warga, bahkan di sejumlah lokasi yang sulit dijangkau akibat kerusakan infrastruktur pascabencana. Mereka berinteraksi langsung dengan warga untuk menggali informasi sekaligus memberikan edukasi ringan terkait kebencanaan dan mitigasi risiko di masa depan.

Pendekatan partisipatif ini membuat warga merasa lebih didengar dan dilibatkan dalam proses pendataan, sehingga meningkatkan kepercayaan terhadap hasil verifikasi.

Sinergi Kampus dan Pemerintah Daerah

Program KKN tematik kebencanaan ini menjadi contoh nyata sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam penanganan bencana. Universitas Andalas melalui mahasiswa dan dosen pembimbing lapangan berperan aktif mendukung agenda pemulihan daerah terdampak.

Selain verifikasi rumah rusak, mahasiswa juga dilibatkan dalam kegiatan sosial lain, seperti edukasi kebencanaan, pendampingan masyarakat, serta membantu pemulihan aktivitas sosial di lingkungan terdampak.

Bentuk Kepedulian dan Pengabdian Mahasiswa

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari kewajiban akademik, tetapi juga wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Melalui KKN, mahasiswa diharapkan memiliki empati sosial yang tinggi serta pemahaman langsung mengenai dampak bencana dan pentingnya perencanaan pembangunan berbasis mitigasi risiko.

Universitas Andalas menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi dalam setiap upaya pemulihan Sumatera Barat, baik melalui kegiatan akademik, riset, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Harapan Pemulihan Lebih Tepat Sasaran

Dengan adanya verifikasi lapangan oleh mahasiswa KKN Unand, diharapkan data rumah terdampak bencana di Sumatera Barat menjadi lebih akurat dan komprehensif. Data tersebut akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyalurkan bantuan serta merancang program rehabilitasi dan rekonstruksi yang berkeadilan.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat dan memperkuat ketangguhan daerah dalam menghadapi bencana di masa mendatang.

Shoppe Mall