iNews Padang – Komitmen Kota Padang untuk menembus panggung internasional di sektor kuliner kian nyata. Wali Kota Padang menandatangani adendum Perjanjian Kerja Sama Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) subsektor kuliner bersama Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), sebagai langkah strategis menuju Padang sebagai Kota Gastronomi Dunia.
Penandatanganan tersebut berlangsung di Kantor Kemenekraf, Jakarta, dan menjadi tonggak penting penguatan ekosistem ekonomi kreatif berbasis kuliner di Kota Padang.
Perkuat Posisi Padang di Peta Kuliner Global
Melalui adendum PMK3I kuliner ini, Kota Padang menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat kuliner nasional yang siap bersaing di tingkat global. Masakan Minangkabau yang telah dikenal luas, seperti rendang, sate Padang, dan berbagai kuliner tradisional lainnya, dinilai memiliki potensi besar untuk diangkat sebagai identitas gastronomi dunia.
Wali Kota Padang menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret membangun ekosistem kuliner yang berkelanjutan.
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah
Kemenekraf menyambut positif komitmen Pemerintah Kota Padang dalam mengembangkan subsektor kuliner sebagai penggerak ekonomi kreatif. Melalui PMK3I, pemerintah pusat dan daerah akan bersinergi dalam penguatan kapasitas pelaku UMKM kuliner, peningkatan kualitas produk, hingga promosi di tingkat nasional dan internasional.
Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja baru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/fadlly-amran-ekraf.jpg)
Baca juga: BI Sumbar Gelar DAUN Ramadhan Fest, Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Dorong UMKM Naik Kelas
Salah satu fokus utama kerja sama ini adalah mendorong pelaku UMKM kuliner di Padang agar naik kelas dan mampu menembus pasar global. Program pendampingan, pelatihan, serta fasilitasi sertifikasi menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing produk kuliner lokal.
Pemerintah Kota Padang juga berkomitmen memperkuat standar kebersihan, keamanan pangan, dan inovasi produk tanpa menghilangkan cita rasa khas Minangkabau.
Gastronomi sebagai Identitas Kota
Padang menargetkan kuliner tidak hanya menjadi sektor ekonomi, tetapi juga identitas kota yang memperkuat daya tarik pariwisata. Konsep gastronomi akan diintegrasikan dengan budaya, sejarah, dan gaya hidup masyarakat, sehingga wisata kuliner di Padang menawarkan pengalaman yang autentik dan berkelas dunia.
Langkah ini sejalan dengan tren global yang menjadikan gastronomi sebagai daya tarik utama destinasi wisata.
Jalan Menuju Pengakuan Internasional
Penandatanganan adendum PMK3I kuliner menjadi bagian dari strategi jangka panjang Kota Padang untuk meraih pengakuan internasional sebagai kota gastronomi. Pemerintah daerah akan menyiapkan peta jalan pengembangan kuliner, termasuk event, promosi global, dan kolaborasi lintas sektor.
Upaya ini diharapkan dapat membawa nama Padang semakin dikenal di dunia, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi kreatif.
Optimisme Menuju Masa Depan Kuliner Padang
Dengan dukungan pemerintah pusat, pelaku usaha, dan masyarakat, Kota Padang optimistis mampu melangkah mantap menuju Kota Gastronomi Dunia. Kerja sama ini diyakini menjadi momentum penting untuk mengangkat potensi lokal menjadi kekuatan global.
Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan berkolaborasi demi kemajuan ekonomi kreatif berbasis kuliner.






