
i News Padang – Sisilia Salsabila mencatatkan namanya sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) termuda dalam formasi tahun 2024 di Kota Padang, Sumatera Barat. Gadis kelahiran tahun 2005 ini resmi dilantik pada usia 19 tahun, sebuah pencapaian yang membanggakan sekaligus menginspirasi generasi muda. Sisilia merupakan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMKPP) Negeri Padang yang menyelesaikan pendidikannya pada Mei 2024. Tak lama setelah lulus, ia melanjutkan kuliah di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Padang dengan mengambil jurusan gizi. Namun di tengah perkuliahannya, ia memutuskan untuk mengikuti seleksi CPNS setelah mengetahui adanya pembukaan formasi dari pemerintah. “Saat itu saya sedang kuliah di Poltekkes Kemenkes Padang, mengambil jurusan gizi. Tapi ketika ada pembukaan CPNS, saya merasa tertarik dan memutuskan untuk ikut,” ujar Sisilia, seperti dikutip dari Diskominfo Padang, Sabtu (31/5/2025).
Baca Juga : Ade Rezki Ingatkan Pentingnya Meningkatkan Status Gizi Anak
Ia memilih formasi Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Pemula di Dinas Pertanian Kota Padang. Pilihan ini tidak diambil secara acak. Menurut Sisilia, formasi tersebut sejalan dengan latar belakang pendidikannya yang berfokus pada bidang pertanian, sebuah bidang yang telah menjadi minatnya sejak lama.
“Dari awal saya memang suka dengan dunia pertanian. Jadi ketika melihat ada formasi itu, saya merasa cocok dan relevan dengan ilmu yang saya punya selama sekolah,” jelasnya.
Sisilia menyadari bahwa mengikuti seleksi CPNS adalah sebuah tantangan besar, terutama bagi lulusan baru seperti dirinya. Namun, ia tidak gentar dan mulai mempersiapkan diri dengan serius sejak pendaftaran dibuka pada Agustus 2024. Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswi baru, ia menyisihkan waktu untuk belajar secara mandiri.
“Saya belajar otodidak. Banyak bahas soal CPNS dari TikTok, YouTube, dan media sosial lainnya. Saya manfaatkan semua sumber yang ada dan mengulang materi hingga benar-benar paham,” ujar Sisilia, menambahkan bahwa semangat belajarnya tidak surut meskipun harus membagi waktu dengan kuliah.
Hasil kerja kerasnya pun membuahkan hasil. Pada tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dari sepuluh pelamar yang mendaftar di formasi yang sama, hanya nilai Sisilia yang berhasil melampaui ambang batas kelulusan. Bahkan saat memasuki Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), ia menjadi satu-satunya peserta tersisa yang melanjutkan, menjadikannya sebagai satu-satunya yang lulus di formasi tersebut.
“Saya lulus tunggal. Rasanya senang banget, karena ini pertama kali saya ikut tes CPNS. Alhamdulillah, langsung berhasil,” ungkapnya dengan penuh syukur.
Kisah Sisilia menjadi bukti bahwa usia muda bukanlah hambatan untuk meraih mimpi besar. Dengan tekad, disiplin, dan persiapan yang matang, ia membuktikan bahwa kesempatan terbuka lebar bagi siapa saja yang siap menghadapi tantangan. Sisilia juga berharap kisahnya bisa menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk berani mencoba, tidak takut gagal, dan percaya pada kemampuan diri sendiri.






