Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Hasil Tangkapan Laut Sumatera Barat di Garap oleh Pemprov Setempat

Shoppe Mall

Hasil Tangkapan Laut Sumatera Barat di Garap oleh Pemprov Setempat

Padang- PemProv Sumatera Barat berkomitmen untuk mengoptimalkan Hasil Tangkapan Laut Sumatera Barat di berbagai kabupaten dan kota melalui pendirian Koperasi Desa Merah Putih. Inisiatif ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat pesisir dan meningkatkan perekonomian daerah.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumbar, Endrizal, menjelaskan, “Salah satu potensi usaha yang sangat menjanjikan di Sumatera Barat adalah kawasan pesisir, yang kaya akan budi daya lobster, kepiting, perikanan, dan rajungan.”

Shoppe Mall

Seluruh wilayah pesisir di Sumbar, termasuk Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kota Padang, dan Kota Pariaman, memiliki potensi kelautan yang besar. Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi wadah untuk mengelola potensi ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Hasil Tangkapan Laut Sumatera Barat
Hasil Tangkapan Laut Sumatera Barat

 

Baca Juga : Klasemen F1 2019 Usai Bottas Menangi GP Australia

Endrizal optimis bahwa jika potensi perikanan tangkap dan budidaya dikelola secara maksimal, target pertumbuhan ekonomi delapan persen yang diinginkan presiden dapat tercapai. “Presiden menyebutkan target pertumbuhan ekonomi delapan persen, dan kami di daerah akan berusaha mencapainya dengan memaksimalkan potensi laut melalui Koperasi Desa Merah Putih,” ujarnya.

Provinsi Sumbar saat ini memiliki 1.265 Koperasi Desa Merah Putih, dan dari jumlah tersebut, sekitar 20 koperasi akan difokuskan untuk mengembangkan budi daya lobster, kepiting, ikan kerapu, dan rajungan. “Koperasi-koperasi ini akan mengembangbiakkan bibit dan hasil budi daya nantinya akan diekspor ke berbagai negara,” tambahnya.

Endrizal menekankan, “Tujuan akhir kami adalah melakukan ekspor hasil tangkapan dan budi daya lobster, kepiting, dan produk laut lainnya.”

Terkait sumber pendanaan untuk Koperasi Desa Merah Putih yang akan diluncurkan secara serentak pada 12 Juli 2025, bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional, Endrizal menyebutkan bahwa mereka masih menunggu petunjuk teknis dari pusat. Namun, ada kemungkinan besar bahwa pendanaan untuk program unggulan ini akan berasal dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN) dan perbankan.

Dengan langkah ini, diharapkan Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat pesisir di Sumatera Barat, serta meningkatkan kontribusi daerah terhadap perekonomian nasional. Mari kita dukung inisiatif ini untuk masa depan yang lebih cerah!

Shoppe Mall