Bapenda Kota Padang Catat Capaian PAD Tertinggi, Capai Rp426,56 Miliar di Semester I 2025

iNews Padang – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang mencatatkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga akhir Juni 2025 sebesar Rp426,56 miliar, atau 47,70 persen dari total target tahun ini yang ditetapkan sebesar Rp894,2 miliar. Capaian ini melampaui target semester pertama yang sebelumnya dipatok sebesar 40 persen, menunjukkan performa yang sangat positif dalam pengelolaan pendapatan daerah. Kepala Bapenda Kota Padang, Yosefriawan, mengungkapkan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja keras dan sinergi antara seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil PAD yang secara konsisten merealisasikan potensi penerimaan sesuai dengan kewenangannya. “Kami sangat bersyukur capaian ini melampaui target yang diberikan. Kami akan terus berupaya menjaga dan meningkatkan tren positif ini hingga akhir tahun,” ujar Yosefriawan, Selasa (12/8/2025).
Baca Juga : Overstay 9 Tahun, Bocah Warga Malaysia Dideportasi dari Padang
Pajak Daerah Jadi Penyumbang Utama PAD
Yosefriawan menjelaskan bahwa pajak daerah menjadi kontributor terbesar dalam capaian PAD Kota Padang. Beberapa sektor pajak yang berperan signifikan dalam pencapaian ini antara lain pajak hotel, pajak restoran, pajak penerangan jalan, pajak air tanah, dan sektor lainnya. Selain itu, penerimaan dari Pemerintah Provinsi seperti pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor juga memberikan kontribusi besar terhadap PAD Kota Padang.
“Ada 11 sektor yang menjadi penyumbang utama PAD dari pajak daerah yang kami kelola bersama OPD terkait. Semua sektor ini sangat berperan dalam mencapai target yang sudah ditentukan,” tambahnya.
Tantangan dan Harapan untuk Semester II
Meskipun capaian ini cukup menggembirakan, Yosefriawan mengingatkan beberapa OPD yang realisasinya masih di bawah target agar dapat meningkatkan kinerja mereka pada semester kedua. “Kami telah melakukan koordinasi dan evaluasi rutin dengan OPD penghasil PAD. Kami terus memotivasi mereka untuk mengoptimalkan potensi sektor yang mereka kelola, sehingga capaian PAD dapat semakin maksimal,” kata Yosefriawan.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pengelolaan PAD, agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung dalam bentuk peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Mendukung Misi Presiden RI dalam Meningkatkan Ekonomi Daerah
Keberhasilan pengelolaan PAD ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam misi untuk meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing daerah, memperkuat kemandirian ekonomi, serta membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, bersih, dan transparan. Dengan pencapaian PAD yang semakin baik, Pemkot Padang diharapkan dapat memperluas ruang fiskal yang dapat digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Dengan capaian ini, diharapkan Pemkot Padang dapat lebih maksimal dalam memberikan fasilitas dan layanan yang dibutuhkan oleh masyarakat, serta mempercepat pembangunan daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.






