iNews Padang – Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Sitinjau Lauik, Kota Padang, pada Jumat malam, setelah sebuah truk roda 22 mengalami kecelakaan tunggal dan terbalik di badan jalan. Insiden tersebut menyebabkan kemacetan panjang di jalur utama Padang–Solok, salah satu akses vital yang menghubungkan Kota Padang dengan wilayah Solok dan sekitarnya.
Peristiwa ini sontak menarik perhatian pengguna jalan karena Sitinjau Lauik dikenal sebagai jalur ekstrem dengan tikungan tajam dan kontur jalan menurun.
Truk Terbalik di Tikungan Sitinjau Lauik
Berdasarkan informasi di lapangan, truk berukuran besar tersebut diduga kehilangan kendali saat melintasi turunan dan tikungan tajam di kawasan Sitinjau Lauik. Akibatnya, kendaraan berat itu terguling dan melintang di sebagian badan jalan, sehingga menghambat arus lalu lintas dari kedua arah.
Muatan truk dilaporkan berserakan di sekitar lokasi kejadian, menambah sulit proses evakuasi kendaraan.
“Posisi truk menutup sebagian besar badan jalan, sehingga kendaraan tidak bisa melintas dengan lancar,” ujar salah seorang pengguna jalan yang terjebak macet.
Arus Lalu Lintas Lumpuh Berjam-jam
Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas Padang–Solok mengalami kemacetan parah. Antrean kendaraan mengular hingga beberapa kilometer, baik dari arah Padang menuju Solok maupun sebaliknya.
Kemacetan semakin parah karena kejadian berlangsung pada malam hari, saat volume kendaraan masih cukup tinggi, termasuk kendaraan logistik dan angkutan umum.
Sejumlah pengendara memilih berhenti dan menunggu proses evakuasi, sementara sebagian lainnya mencoba mencari jalur alternatif meski terbatas.

Baca juga: Pemko Jambi dan Warga Galang Rp200 Juta Bantuan untuk Korban Bencana Sumbar
Petugas Lakukan Pengaturan dan Evakuasi
Petugas kepolisian bersama instansi terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta proses evakuasi truk. Alat berat dikerahkan untuk memindahkan kendaraan yang terbalik agar jalur dapat kembali dibuka.
Petugas juga berupaya mengatur sistem buka-tutup jalan guna mengurai kemacetan dan mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan di lokasi yang dikenal rawan tersebut.
“Proses evakuasi membutuhkan waktu karena ukuran truk cukup besar dan kondisi medan yang sulit,” kata petugas di lokasi.
Kondisi Sopir dan Dugaan Penyebab Kecelakaan
Sopir truk dilaporkan selamat, meski sempat mengalami syok akibat kejadian tersebut. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan.
Dugaan sementara, kecelakaan dipicu oleh faktor teknis kendaraan atau kegagalan pengereman saat melintasi turunan panjang Sitinjau Lauik. Kondisi jalan yang menantang juga diduga turut berkontribusi terhadap insiden tersebut.
Imbauan Kepolisian kepada Pengendara
Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan, khususnya kendaraan berat, agar lebih berhati-hati saat melintasi kawasan Sitinjau Lauik, terutama pada malam hari dan saat kondisi cuaca kurang bersahabat.
Pengendara juga diminta untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintasi jalur ekstrem tersebut.
“Kami mengimbau pengemudi untuk mengutamakan keselamatan, menjaga kecepatan, dan mematuhi rambu lalu lintas,” tegas petugas.
Jalur Vital yang Rawan Kecelakaan
Sitinjau Lauik dikenal sebagai salah satu jalur paling rawan kecelakaan di Sumatera Barat. Karakteristik jalan berupa turunan panjang, tikungan tajam, serta seringnya dilalui kendaraan berat menjadi faktor risiko yang tinggi.
Kejadian terbaliknya truk roda 22 ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan pengawasan ketat terhadap kendaraan besar yang melintas di jalur tersebut.
Lalu Lintas Berangsur Normal
Setelah proses evakuasi berlangsung beberapa jam, arus lalu lintas Padang–Solok mulai berangsur normal. Petugas memastikan jalan aman dilalui sebelum membuka kembali jalur secara penuh.
Meski demikian, pengguna jalan diminta tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.






